Makan Enak di Jakarta dengan Shabu-Shabu & Korean Grill, Cek Panduan Cara Makannya!

Siapa yang tidak menyukai makanan Korea? Makanan Korea menjadi menu yang sangat disegani oleh orang Indonesia karena cita rasa yang belum pernah ditemukan di makanan asli Indonesia. Anda tidak perlu pergi ke Korea karena sekarang sudah banyak restoran yang menyediakan makanan Korea, bahkan Jepang, seperti Shabu-shabu, yakiniku, dan korean grill.

Meskipun memiliki rasa yang tidak perlu diragukan lagi, tidak sedikit orang yang ragu untuk mencoba karena takut pemakaian daging yang tidak halal, mengingat dominan masyarakat kita adalah orang muslim. Namun, Anda jangan khawatir karena sekarang juga sudah banyak restoran Korea ataupun Jepang yang menyediakan Shabu-shabu halal, contohnya di Jakarta Barat.

Kota besar seperti Jakarta memang terkenal dengan tempat makannya yang lengkap dan tidak hanya menyediakan makanan Indonesia saja. Ini membuat banyak orang memburu restoran Shabu-shabu terenak di Jakarta. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika menikmati sajian Shabu-shabu supaya cita rasa negara asalnya tidak hilang. Simak penjelasan berikut!

Apa Itu Shabu-shabu, dari Negara Mana?

Shabu-shabu merupakan hidangan yang dibuat dari banyak bahan-bahan utama, seperti daging, sayur, dan kaldu. Daging ini nantinya akan diiris tipis dan direbus bersama kuah berkaldu atau disebut dashi. Setelah kuah mendidih dan daging matang, barulah daging bisa dimakan dengan saus. Dagingnya sendiri bisa bermacam-macam, tergantung selera tiap orang. Ada yang memakai daging ayam, sapi, dan babi. Apabila Anda tidak suka memakai daging merah, Shabu-shabu seafood mungkin bisa menjadi solusinya. Bisa Anda pakai kepiting, udang, yellowtail, ataupun pike-conger yang bertekstur ringan. Anda bisa menemukan restoran korean grill di Jakarta yang menyediakan Shabu-shabu seafood. Sayurannya sendiri terdiri dari wortel, lobak, bawang putih yang sudah ditumbuk, sawi putih atau hijau, tofu atau tahu, varian jamur, seperti enoki, shitake, dan masih banyak lagi. Sayuran ini akan direbus bersama dengan daging.

Shabu-shabu, Sukiyaki, Hot Pot : Apa Bedanya?

Sebagai pecinta makanan Korea ataupun Jepang, Anda mungkin pernah berpikir bahwa ketiga makanan tersebut adalah makanan yang sama. Padahal, ketiganya memiliki spesifikasi yang berbeda, mulai dari cara memasaknya, sampai negara asal makanan tersebut. Ada tempat makan shabu dan grill yang memang biasanya menyediakan tiga makanan tersebut sekaligus. Atau ada juga restoran Korea yang menyediakan menu Shabu-shabu, sehingga hal ini bisa saja mengecohkan beberapa orang. Hot Pot sendiri adalah makanan berkuah yang cukup populer di Cina. Makanan khas Tionghoa ini bahkan telah ada sejak 1000 tahun yang lalu dan sering dinikmati ketika musim dingin.

Sebenarnya, Hot Pot dan Shabu-shabu memiliki banyak kesamaan, yaitu bahan utama dan juga jenis makanannya yang sama-sama berkuah. Bahan utama pada Hot Pot sama seperti Shabu-shabu dengan menggunakan daging sapi dan sayuran. Bedanya, kaldu yang dipakai pada Hot Pot dan Shabu-shabu sedikit berbeda. Jelas, mengingat negara asal kedua makanan ini saja berbeda. Hot Pot dari Cina, sedangkan Shabu-shabu dari Jepang. Selain itu, dari cara memasaknya pun berbeda. Pada Hot Pot, sayuran akan dimasukkan ketika kuah kaldu sudah mendidih, sedangkan untuk Shabu-shabu, sayuran tersebut sudah dimasukkan ke dalam kuah sampai mendidih.

Untuk Sukiyaki sendiri memiliki persamaan dengan Shabu-shabu, yaitu sama-sama berasal dari Jepang. Perbedaannya ada pada isian hidangan Sukiyaki yang memakai mie shirataki. Selain itu, daging yang dimasukkan bersama dengan isian lainnya akan dimasak sampai matang, berbeda dengan Shabu-shabu yang hanya merebus sebentar daging tersebut.

Itulah beberapa perbedaan antara Sukiyaki, Shabu-shabu, dan Hot Pot. Bagaimana? Sekarang sudah paham, bukan, apa perbedaan ketiga makanan dengan cita rasa yang khas ini? Manakah yang Anda suka di antara ketiga hidangan ini?

Cara Makan Shabu-shabu dan Korean Grill yang Tepat

Untuk Anda yang menyukai makanan Korea, Jepang, ataupun Cina harus mengetahui bagaimana cara makan Shabu-shabu yang tepat. Meskipun terdengar sepele, ternyata hal-hal ini perlu diperhatikan supaya cita rasa pada hidangan Anda tidak hilang. Ini tentu penting bagi Anda yang baru pertama kali makan Shabu-shabu atau grill. Etika ini dilakukan supaya Anda dapat menikmati sajian di meja dengan semaksimal mungkin. Bagaimanakah caranya?

1. Memilih Rasa Kaldu

Apabila Anda makan di restoran Shabu-shabu, sebaiknya pilihlah kaldu sesuai dengan selera. Kaldu ini nantinya akan menjadi base flavour untuk kuah Anda. Jadi, putuskan rasa kaldu yang enak menurut Anda, apakah kuah kaldu pedas atau gurih. Apabila Anda belum yakin atau tidak tahu ingin memilih rasa kaldu apa, coba kaldu split pot. Anda bisa mencelupkan daging yang sudah Anda rebus ke dalam dua rasa berbeda.

2. Rebus Kuah Kaldu hingga Mendidih

Setelah Anda sudah selesai memilih jenis kaldu, pelayan restoran biasanya akan membawakan panci ke meja Anda dan menutup panci tersebut yang sudah diisi kuah. Anda bisa mulai menyalakan kompor dan menunggu kuah mendidih. Selagi pelayan mengambil bahan-bahan lainnya, Anda bisa mengatur api kompornya. Usahakan untuk tidak merebus daging dan sayur dengan api yang besar karena jika bahan-bahan tersebut matang terlalu cepat akan terasa kurang nikmat.

3. Tunggu Sampai Daging dan Sayuran Dimasukkan ke Dalam Panci

Mungkin kamu berinisiatif untuk mencicipi rasa kuah tersebut selagi menunggu daging dan sayur. Akan tetapi, ini sangat tidak disarankan karena kuah nantinya tidak cukup untuk merebus daging dan sayur. Selain itu, rasa kuahnya mungkin akan berbeda dibandingkan ketika Anda tidak mencicipinya.

4. Masukkan Sayuran dan Daging/Seafood

Inilah waktu yang ditunggu-tunggu. Dahulukan untuk merebus sayuran karena sayur cenderung lebih lama matangnya. Masukkan sayur yang memiliki tekstur keras terlebih dahulu seperti wortel. Untuk sayuran daun hijau biasanya lebih cepat matang, sehingga bisa Anda masukkan belakangan. Setelah sayuran sudah dimasukkan, masukkan daging ke dalam kuah. Tidak perlu lama-lama, cukup sampai 1 menit untuk daging Anda siap diangkat.

5. Santap Daging dengan Saus

Untuk tempat makan korean grill dan Shabu-shabu enak di Jakarta banyak menyediakan saus untuk dicelupkan dengan daging supaya terasa lebih nikmat. Biasanya, Anda akan disajikan 2 jenis saus, yaitu saus wijen dan ponzu. Untuk daging akan lebih cocok dicelupkan ke saus wijen, sedangkan sayuran bisa Anda celupkan dengan ke saus ponzu. Ini mungkin tergantung juga dengan selera Anda. Tidak semua orang melakukan tahap ini. Ada yang langsung memakannya dari panci karena terasa lebih nikmat. Oleh karena itu, lewati saja menyantap daging dengan saus apabila Anda tidak menyukainya.

Apabila Anda ingin menyantap makanan Korea yang enak, ada banyak tempat makan Shabu-shabu murah di Jakarta. Jika tidak ingin mahal, Anda bisa berkunjung ke restoran yang memberikan layanan a la carte, bukan all you can eat yang bisa mengambil makanan sepuasnya. Tidak hanya menyediakan Shabu-shabu, tetapi juga aneka masakan Korea, seperti korean grill, ramen Korea, tteokbokki, dan masih banyak lagi.