5 Kaldu Shabu-Shabu Paling Populer

Kaldu pada hidangan shabu-shabu tentunya menjadi hal penting. Pada restoran shabu shabu Jakarta Barat, biasanya tersedia beragam kuah kaldu yang bisa Anda pilih. Bahkan, Anda bisa memilih lebih dari satu varian kuah. Nah, agar tidak salah pilih kuah mana yang menjadi selera Anda, yuk simak kaldu shabu-shabu populer di bawah ini.

1. Kaldu Ayam Original
Kaldu ayam menjadi yang paling umum digunakan untuk shabu-shabu. Biasanya lebih dikenal dengan sebutan kaldu original. Warnanya putih dengan tekstur yang agak kental. Rasanya didominasi oleh gurih. Jika Anda menyukai rasa yang tidak terlalu kuat bumbu, maka kaldu ayam original ini bisa jadi pilihan.

Saat ini, beberapa restoran shabu shabu terdekat juga menambahkan kolagen di kaldu ayam agar memiliki tekstur yang lebih kental dan berwarna putih bersih. Kaldu ayam biasa tersaji di restoran shabu-shabu China, Jepang, dan Thailand.

2. Kaldu Mala Szechuan
Sesuai namanya, kaldu ini diadaptasi dari cita rasa kuliner yang ada di Provinsi Szechuan, China. Kaldu ini memiliki rasa yang pedas, karena menggunakan cabai kering yang berasal dari Szechuan. Tak hanya pedas, rasanya juga gurih cocok dihidangkan bersama daging kambing. Warna kuah ini ialah kemerahan dengan tekstur yang kental.

Biasanya juga di restoran shabu-shabu China, kaldu Szechuan biasa ditambahkan aneka rempah. Kuahnya mengandung minyak wijen, saus hoisin, kecap asin, acar plum, pasta bunga lokio, daun ketumbar, dan bahan lainnya.

3. Kaldu Japanese Dashi
Kaldu Dashi biasanya menjadi kaldu utama di restoran shabu shabu Jakarta Barat bergaya Jepang. Rasanya cenderung ringan, karena gurih yang sangat tipis. Hal ini karena kaldu dashi akan bercampur dengan daging dan sayuran. Selain itu, dashi juga biasa jadi pelengkap di dalam makanan berkuah lainnya.

Komposisi utama pada kaldu dashi ialah kombu atau rumput laut kering yang dicampur dengan katsuobushi. Bahan ini direbus sampai mendidih sebelum disajikan sebagai bahan rebusan shabu- shabu.

4. Kaldu Tom Yum
Kaldu satu ini biasa ada di shabu shabu restaurant Thailand yang biasa disebut Thaisuki dan sering dilengkapi dengan kuah kaldu tom yum yang asam pedas. Rasanya lebih dominan gurih, karena bahan bakunya menggunakan kaldu udang. Selain itu, kuahnya juga dimasak dengan beragam bumbu lain, seperti daun jeruk dan sereh. Supaya rasa kaldunya semakin kuat, biasanya ditambahkan campuran cabai dan air jeruk nipis.

5. Kaldu Gochujang
Kaldu Gochujang biasanya disajikan di restoran shabu-shabu Korea. Kuahnya menggunakan bumbu pasta gochujang yang memiliki aroma dan rasa khas yang sangat mudah dikenali. Gochujang memiliki rasa asam, karena fermentasi beras ketan dan bubuk cabai.

Itulah, berbagai kaldu shabu-shabu populer yang bisa menjadi pilihan Anda. Umumnya, tidak setiap restoran shabu shabu jakarta barat menyediakan sekaligus semua kaldu yang disebut di atas. Jika ingin mencoba kaldu yang diinginkan, pastikan bahwa restoran tersebut menyajikannya. Anda bisa bertanya atau melihat menu restoran yang tersedia di internet.

Panduan Cara Makan Shabu-shabu yang Benar

Bagi Anda yang akan mencoba makan di resto shabu shabu terdekat untuk pertama kali, mungkin akan merasa bingung bagaimana cara memakannya dengan benar. Tidak perlu khawatir, pasalnya tata cara makan shabu-shabu cukup sederhana. Berikut  simak ulasannya.

1. Memilih Kuah Kaldu yang Disukai
Biasanya setiap restoran shabu shabu terdekat menawarkan beragam jenis kuah kaldu, mulai dari pedas, gurih, asin, dan manis. Anda bisa memilih lebih dari satu rasa kuah kaldu dan gunakan split pot agar bisa mencelupkan di semua rasanya.

2. Didihkan kuah kaldu
Jika sudah memilih jenis kuah, selanjutnya pelayan resto shabu shabu terdekat tersebut akan membawakan panci kaldu ke meja Anda. kemudian, masukkan kaldu dan masak dengan api sedang, tutup panci dan biarkan beberapa waktu sampai mendidih. Pelayan mungkin tidak akan menunggu hingga kaldu mendidih di meja Anda. Mereka biasanya akan balik ke dapur untuk mengambil daging dan sayuran.

Jika sudah mendidih, Anda kecilkan api untuk memasak. Apabila pelayan belum kunjung datang, lakukan secara mandiri untuk mematikan kompornya.

3. Hindari Minum Kuah Kaldu Langsung
Saat menunggu daging dan sayuran dibawa ke meja Anda, hindari meminum kuah kaldu. Selain akan dipandang aneh, persediaan kuah untuk memasak nanti akan lebih sedikit. Tak hanya itu, rasa kaldu pun bisa kemungkinan berubah jika meminumnya lebih awal.

4. Menambahkan Sayuran
Langkah selanjutnya, panaskan panci dan tambahkan sayuran ke dalam panci berisi kaldu. Masak cukup sebentar agar menambah rasa kaldu. Pada sayuran yang memiliki tekstur keras, seperti wortel tentunya akan membutuhkan waktu lebih lama untuk dimasak. Sedangkan, sayuran berdaun lebih cepat matang. Biasanya agar sayuran lunak dibutuhkan waktu sekitar 3 menit.

5. Masak Daging dan Seafood
Hal pertama yang perlu dihindari ialah jangan masukan daging secara langsung ke dalam kaldu. Gunakan sumpit/penjepit/sendok dan jepit daging, kemudian cukup dicelupkan ke dalam kaldu dan diaduk selama 10 detik. Setelah itu, segera angkat daging dari panci.

Jangan masak semua daging secara sekaligus. Anda cukup masak daging untuk satu  atau dua gigitan terlebih dahulu.

6. Menambahkan Dumpling 
Umumnya, tidak semua shabu shabu restaurant menyajikan dumpling. Namun, jika disajikan dumpling, Anda bisa memasaknya di dalam kaldu kurang lebih selama 5-9 menit. Pastikan untuk memasak dumpling lebih lama dari daging dan sayuran, karena di dalam dumpling memiliki isian yang masih mentah.

7. Keluarkan Daging dan Sayuran
Jika daging dan sayuran sudah matang, Anda bisa celupkan dalam saus yang disediakan. Biasanya, saus celup yang banyak disajikan, yaitu ponzu dan saus wijen. Anda juga bisa menikmatinya bersama dengan nasi.

Itulah, panduan cara makan shabu-shabu. Bagaimana, cukup sederhana bukan? Saat ini sudah cukup banyak resto shabu shabu terdekat yang tersedia, Anda bisa mereservasinya terlebih dahulu, agar bisa segera menikmatinya tanpa perlu antri.