Cara Makan Shabu Shabu Murah Ala Restoran Jepang Yang Benar

Maraknya restoran makan shabu-shabu murah di Jakarta membuat banyak pecinta makanan tertarik. Namun, masih banyak juga yang merasa kebingungan dengan cara makan shabu shabu murah di Jakarta yang benar. Anda nantinya bisa untuk mengikut tips yang ada di dalam artikel ini.

Cara makan shabu-shabu dan Korean grill memang terlihat sangat simpel tetapi sebenarnya ada aturan yang nantinya memang harus diikuti. Ada beberapa panduan cara makan shabu-shabu ala restoran Jepang yang baik dan benar. Walaupun terlihat mudah, makan shabu shabu harus tetap mempunyai aturan.

1. Memilih Kaldu Original

Banyak restoran makan shabu shabu murah menawarkan banyak sekali varian kuah, tapi biasanya yang menjadi andalan adalah kaldu original. Kaldu ini pada umumnya terbuat dari rebusan tulang sapi dan juga katsuobushi. Warna kaldunya juga lebih bening kecoklatan dan rasanya terasa cukup hambar. Rasa kuah kaldu ini sengaja dibuat hambar tanpa bumbu karena nantinya akan dijadikan base rebusan aneka sayuran dan daging. Semakin lama digunakan untuk merebus maka akan terasa semakin gurih rasanya. Beberapa restoran juga akan menyediakan kaldu yang bercita rasa pedas, Anda dapat memesan kuah kaldu ini asalkan memang sudah sesuai dengan selera. Namun warga Jepang, lebih suka menikmati shabu-shabu dengan kuah yang original.

2. Jenis Dagingnya

Komposisi penting dari makan shabu-shabu murah adalah kuah kaldunya, daging beserta sayuran. Selain dari kuahnya, daging juga merupakan bahan yang paling penting dalam hidangan shabu- shabu. Jenis daging yang paling ideal untuk digunakan dalam shabu-shabu adalah yang memiliki kandungan lemak. Kalau daging yang rendah lemak ini cocok untuk dimasak lama dan secara perlahan. Jika untuk shabu-shabu hanya dimasak cepat jadi harus yang memiliki lapisan lemak. Bentuk potongan daging untuk shabu-shabu juga hanya berupa irisan tipis dan melebar. Mempunyai ukuran ketebalannya kurang lebih 1 mm. Jika nantinya terlalu tebal akan terasa lama matangnya dan menjadi keras, bila nantinya terlalu tipis maka daging akan langsung mengkerut bila terkena air panas.

3. Sayuran dan Bahan Pelengkap

Sayuran juga menjadi pelengkap untuk shabu-shabu yang tidak kalah penting. Orang Jepang memang paling senang menyantap cabagge China maupun sawi sebagai sayuran pelengkap ketika makan shabu-shabu. Selain itu terdapat juga wortel, bayam, daun bawang dan aneka macam jamur. Setiap restoran akan menghadirkan jenis sayuran yang berbeda – beda tetapi akan selalu ada sayuran jenis daun-daunan seperti sawi dan juga bayam. Selain sayuran, nantinya ada juga bahan pelengkap lainnya seperti tahu dan beserta udon. Orang Jepang dapat mengandalkan udon sebagai sumber karbohidrat tetapi tetap saja bila nantinya harus menyantap shabu-shabu dengan tambahan nasi sehingga akan nikmat.

Leave a Reply