3 Macam Kuah Shabu Shabu yang Paling Populer

Restoran shabu-shabu semakin kreatif menghadirkan varian kuah shabu shabu yang berbeda. Saat ini menikmati shabu bahkan dapat menggunakan dua jenis kaldu hanya dengan satu panci bersekat. Saking banyaknya pilihan kuah kaldu, maka kenali terlebih dulu ciri dan komposisinya supaya bisa makan shabu-shabu sesuai dengan selera. Bagi pemula, aneka kuah ini bisa untuk dijadikan panduan ketika akan makan shabu-shabu.


1. Kaldu Mala Szechuan

Kaldu satu ini hadir di restoran hotpot China, sesuai dengan namanya kaldu ini mengadaptasi cita rasa kuliner dari Provinsi Szechuan, China. Umumnya kuah shabu shabu ini memiliki rasa pedas karena mengandung cabai kering yang berasal dari Szechuan.

Kaldu ini umumnya menjadi pilihan pada saat akan memesan hotpot dengan menggunakan daging kambing. Resep kuah shabu shabu yang gurih pedas dan berempah membuat daging kambing lebih terasa nikmat. Di Yunnan, kaldu sichuan ini diolah dengan tambahan potongan jamur yang membuat aromanya semakin terasa harum.

Pada shabu gaya China, aneka rempah ikut ditambahkan. Kuah kaldu Sichuan juga memiliki kandungan minyak wijen, kecap asin, saus hoisin, pasta bunga lokio, acar plum, daun juga ketumbar. Racikan bumbu yang banyak ini membuat kuah ini memiliki warna kemerahan dan kental.

2. Kaldu Japanese Dashi

Pada shabu-shabu Jepang, kaldu dashi ini termasuk yang paling utama. Dashi adalah kuah shabu shabu yang enak dan sederhana yang legendaris. Selain pada shabu, dashi juga sering jadi pelengkap pada makanan yang berkuah lainnya. Komposisi utama dari dashi adalah kombu yakni rumput laut kering dicampurkan katsuobushi.

Dua bahan itu nantinya akan direbus hingga mendidih sebelum disaring dan disajikan sebagai bahan rebusan untuk shabu-shabu. Rasa dashi cenderung lebih ringan karena gurihnya sangat tipis. Hal tersebut memang sengaja karena nantinya kaldu akan dicampurkan dengan rebusan sayuran dan juga daging. Semakin banyak digunakan, kaldu ini juga akan semakin gurih dan enak.

3. Kaldu Gochujang

Kuah shabu shabu yang satu ini umumnya hadir pada restoran shabu-shabu Korea. Saat ini shabu gaya Korea ini juga mulai banyak ditemukan, termasuk di Indonesia. Kuah kaldu ini memiliki kandungan bumbu pasta gochujang yang memang umum untuk dijadikan campuran dalam berbagai macam masakan Korea. Aroma dan juga rasa khas dari saus gochujang sangat mudah dikenali, semburat rasa asam dari gochujang yang berasal dari fermentasi beras ketan dan juga bubuk cabai.

Biasanya untuk saus gochujang dijadikan bumbu paling utama untuk membuat kimchi, tteokbokki dan juga berbagai makanan Korea yang lainnya. Pada olahan shabu Korea, gochujang ini juga menjadi ciri paling utama yang mudah untuk dikenali. Pelengkap seperti daging dan beserta sayuran umumnya sama seperti shabu-shabu yang lainnya.

Leave a Reply